- Pilih tempat penyimpanan: cloud WhatsApp atau Akun Google
- Mana yang sebaiknya kamu pilih
- Yang harus siap sebelum mencadangkan
- Langkah menyalakan cadangan otomatis di Android
- Cadangan manual sebelum hal penting
- Tiga sakelar yang menentukan isi cadanganmu
- Mengaktifkan cadangan terenkripsi end-to-end
- Saran saya
- Pertanyaan yang sering diajukan
Untuk backup WhatsApp, buka Pengaturan > Obrolan > Cadangan obrolan lalu ketuk Cadangkan; itu cadangan manual yang bisa kamu buat kapan saja. Supaya berjalan sendiri, pilih penyimpanan cloud WhatsApp atau Akun Google di Cadangan cloud, nyalakan pencadangan, lalu atur jadwal cadangan otomatis.
Yang perlu kamu tahu sebelum mulai: kalau kamu memakai cadangan terenkripsi end-to-end, kata sandi, kunci 64 digit atau passkey-nya adalah satu-satunya jalan untuk membukanya lagi. Kalau kamu kehilangan akses ke akun dan lupa kata sandi atau kuncinya, WhatsApp tidak bisa mengirim salinannya, mengatur ulang, atau memulihkan cadangan itu untukmu.
Langkah di bawah ini saya ambil dari Pusat Bantuan WhatsApp, dibaca Oktober 2026, untuk WhatsApp di Android.
Pilih tempat penyimpanan: cloud WhatsApp atau Akun Google
Sekarang ada dua penyedia cadangan. Penyimpanan cloud WhatsApp selalu terenkripsi end-to-end, jadi tidak ada yang bisa mengaksesnya, termasuk WhatsApp dan Meta. Akun Google adalah ruang penyimpanan yang disediakan dan dikelola oleh Google. Kamu bisa berganti penyedia kapan saja di Pengaturan > Obrolan > Cadangan obrolan.
| Pilihan | Ciri utama | Catatan |
|---|---|---|
| Penyimpanan cloud WhatsApp | Selalu terenkripsi end-to-end; akun gratis dapat 2 GB | Fitur baru, mungkin belum tersedia untukmu |
| Akun Google | Penyimpanan dikelola Google; enkripsi end-to-end bisa kamu nyalakan | Perlu ruang kosong di akun Google |
| Passkey, kunci 64 digit atau kata sandi | Satu-satunya cara membuka cadangan terenkripsi | WhatsApp tidak bisa memulihkannya |
Kalau pilihan penyimpanan cloud WhatsApp belum muncul di HP-mu, bukan berarti ada yang salah dengan aplikasimu. WhatsApp menyebut fitur ini masih dikembangkan dan diuji, jadi mungkin memang belum tersedia untuk semua orang. Akun Google tetap bisa kamu pakai sambil menunggu.
Mana yang sebaiknya kamu pilih
Tidak ada satu jawaban untuk semua orang. Pakai situasi di bawah ini sebagai pegangan:
- Kamu ingin tidak ada pihak lain yang bisa membuka cadanganmu: penyimpanan cloud WhatsApp, karena enkripsinya selalu aktif dan bahkan WhatsApp maupun Meta tidak bisa mengaksesnya.
- Chatmu besar dan penuh video: perhatikan batas 2 GB untuk akun gratis di penyimpanan cloud WhatsApp. Akun Google bisa jadi pilihan selama ruang di akun Google-mu masih cukup.
- Penyimpanan cloud WhatsApp belum muncul: pakai Akun Google dulu, lalu nyalakan cadangan terenkripsi end-to-end kalau kamu ingin perlindungan tambahan.
- Kamu mudah lupa kata sandi: jangan nyalakan enkripsi sebelum kamu punya tempat aman untuk mencatatnya, karena WhatsApp tidak bisa mengatur ulangnya.
Yang harus siap sebelum mencadangkan
Cadangan sering gagal karena hal sepele. Pastikan dulu tiga hal ini:
- Ruang kosong yang cukup di HP.
- Koneksi internet yang kuat dan stabil.
- Kalau memakai Google: akun Google aktif di HP, layanan Google Play terpasang, dan ruang kosong yang cukup di penyimpanan Google.
Langkah menyalakan cadangan otomatis di Android
- Buka Pengaturan > Obrolan > Cadangan obrolan.
- Ketuk Cadangan cloud, lalu pilih WhatsApp atau Google.
- Ketuk Nyalakan pencadangan dan ikuti petunjuk di layar.
- Untuk penyimpanan cloud WhatsApp: ketuk Cadangan otomatis dan pilih harian, mingguan atau bulanan.
- Untuk Google: ketuk Cadangkan, pilih jadwal selain Jangan pernah atau Hanya ketika saya mengetuk Cadangkan, lalu pilih akun Google yang mau dipakai.
Detail yang jarang diketahui: kalau frekuensi cadangan Google kamu atur Harian, obrolan juga disimpan ke akun Google setiap malam setelah cadangan lokal dibuat. Jadi dengan jadwal harian, kamu tidak perlu ingat untuk menekan tombol apa pun; cukup pastikan HP punya koneksi dan ruang yang cukup.
Cadangan manual sebelum hal penting
Kapan pun, kamu bisa membuat cadangan manual lewat Pengaturan > Obrolan > Cadangan obrolan > Cadangkan. Saya selalu menyarankan langkah ini sebelum ganti HP, sebelum menghapus aplikasi, atau sebelum mengubah pengaturan besar. Kalau kamu memang sedang bersiap ganti perangkat, panduan pindah WA ke HP baru membahas proses lengkapnya.
Tiga sakelar yang menentukan isi cadanganmu
Di layar Cadangan obrolan ada tiga sakelar yang sering terlewat, padahal menentukan apa saja yang ikut tersimpan:
- Sertakan video di chat: nyalakan kalau video di chatmu ikut ingin kamu simpan.
- Cadangkan menggunakan seluler: mengizinkan pencadangan saat kamu tidak tersambung ke Wi-Fi.
- Cadangkan arsip status: ikut menyimpan arsip statusmu.
Kalau kamu jarang memakai Wi-Fi, sakelar kedua membuat cadangan tetap berjalan lewat data seluler. Kalau kuotamu terbatas, biarkan mati dan pastikan HP sesekali tersambung ke Wi-Fi.
Mengaktifkan cadangan terenkripsi end-to-end
Cadangan terenkripsi menambah satu lapis perlindungan. Caranya:
Want AI doing the heavy lifting in your marketing?
I build the systems that handle the boring 80 percent, so you get your week back. Done properly, with the human kept in.
- Buka Pengaturan > Obrolan > Cadangan obrolan.
- Ketuk Cadangan terenkripsi secara end-to-end.
- Pilih Pakai passkey, atau ketuk Opsi lainnya untuk memakai kunci enkripsi 64 digit atau kata sandi.
- Ketuk Buat.
Passkey punya syarat sendiri: Android 9 atau yang lebih baru, Google Mobile Services versi 241217000 atau lebih tinggi, dan kunci layar berupa PIN, kata sandi atau pola. Kalau HP-mu belum memenuhi syarat itu, pakai kata sandi atau kunci 64 digit.
Mana yang paling cocok? Passkey mensyaratkan kunci layar, jadi pastikan PIN, kata sandi atau pola layarmu sendiri tidak mudah ditebak orang lain. Kata sandi lebih mudah dicatat dan diingat. Kunci 64 digit paling panjang, jadi hanya cocok kalau kamu benar-benar punya tempat aman untuk menyimpannya.
WhatsApp sendiri berpesan agar kamu mengingat kata sandi atau passkey ini, karena hanya itu cara mengakses cadangan. Catat di tempat aman di luar HP yang kamu cadangkan, supaya tidak ikut hilang kalau HP-nya rusak.
Saran saya
Nyalakan cadangan otomatis harian, apa pun penyedia yang kamu pilih. Kalau penyimpanan cloud WhatsApp sudah tersedia untukmu, enkripsinya selalu aktif, tapi ingat batas 2 GB untuk akun gratis. Kalau kamu memilih enkripsi, perlakukan kata sandinya seperti kunci rumah yang tidak punya duplikat. Dan kalau suatu hari kamu perlu mengembalikan chat dari cadangan ini, langkahnya ada di panduan mengembalikan chat WA yang terhapus.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa ruang gratis untuk cadangan di penyimpanan cloud WhatsApp?
Akun gratis mendapat 2 GB penyimpanan cloud WhatsApp. Fitur ini masih baru dan mungkin belum tersedia untukmu.
Bagaimana kalau saya lupa kata sandi cadangan terenkripsi?
Tanpa kata sandi, kunci atau passkey, kamu tidak bisa mengakses cadangan terenkripsi. Kalau kamu kehilangan akses ke akun dan lupa kata sandinya, WhatsApp tidak bisa mengirim salinan, mengatur ulang, atau memulihkan cadangan itu.
Apakah video ikut tercadangkan?
Hanya kalau sakelar Sertakan video di chat menyala di layar Cadangan obrolan.
Bisakah backup WhatsApp tanpa Wi-Fi?
Bisa. Nyalakan Cadangkan menggunakan seluler di layar Cadangan obrolan supaya pencadangan juga berjalan lewat data seluler.
Bisakah saya pindah dari Google ke penyimpanan cloud WhatsApp?
Bisa. Kamu boleh berganti penyedia cadangan kapan saja di Pengaturan > Obrolan > Cadangan obrolan, selama penyimpanan cloud WhatsApp sudah tersedia untukmu.
Apa syarat memakai passkey untuk cadangan?
Passkey butuh Android 9 atau yang lebih baru, Google Mobile Services versi 241217000 atau lebih tinggi, dan kunci layar berupa PIN, kata sandi atau pola.


