- Langkah 1: buat formulir baru
- Langkah 2: atur setelan yang penting
- Langkah 3: publikasikan formulir
- Langkah 4: bagikan link formulir
- Trik: link dengan jawaban yang sudah terisi
- Langkah 5: lihat dan olah respons
- Jenis pertanyaan yang bisa dipakai
- Ide pemakaian untuk usaha kecil
- Membuat kuis dari Google Form
- Tips agar formulir diisi sampai selesai
- Menutup formulir setelah kuota terpenuhi
- Kesalahan yang sering terjadi
- Pendapat saya
- Pertanyaan yang sering diajukan
Cara membuat Google Form adalah membuka forms.google.com, klik Formulir kosong, beri judul, lalu tambahkan pertanyaan. Setelah selesai, atur Setelan sesuai kebutuhan, klik Publikasikan di kanan atas, lalu salin link responden dan bagikan lewat WhatsApp, email, atau media sosial. Jawaban yang masuk bisa dilihat dalam bentuk diagram atau dibuka di Google Spreadsheet.
Google Formulir, nama resminya di versi Bahasa Indonesia, dipakai untuk survei, kuis, formulir pendaftaran acara, pemesanan produk, sampai absensi kelas. Satu hal yang berubah dan sering membingungkan: formulir sekarang harus dipublikasikan dulu sebelum responden bisa membukanya. Panduan ini mengikuti Bantuan Editor Google Dokumen yang saya baca pada Oktober 2026.
Langkah 1: buat formulir baru
- Buka forms.google.com dan login dengan Akun Google.
- Klik Formulir kosong.
- Ganti judul Formulir tanpa judul dengan nama formulirmu, misalnya Pendaftaran Workshop atau Form Pemesanan.
- Tambahkan pertanyaan dan pilih jenis jawabannya, lalu ulangi sampai semua pertanyaan masuk.
Kalau formulir dikerjakan bersama tim, bagikan formulir kepada kolaborator agar mereka bisa ikut mengedit dan menganalisis respons.
Langkah 2: atur setelan yang penting
Setelan default berlaku kecuali kamu mengubahnya. Buka tab Setelan di bagian atas formulir. Empat setelan yang paling sering dipakai:
| Setelan | Letaknya | Fungsinya |
|---|---|---|
| Batasi ke 1 jawaban | Setelan, Jawaban | Satu orang hanya bisa mengisi sekali. Responden wajib login ke Akun Google |
| Izinkan pengeditan respons | Setelan, Jawaban | Responden bisa mengubah jawaban yang sudah dikirim |
| Lihat ringkasan hasil | Setelan, Presentasi | Responden bisa melihat ringkasan semua jawaban |
| Pesan konfirmasi | Setelan, Presentasi | Teks yang muncul setelah formulir dikirim |
Perhatikan setelan Lihat ringkasan hasil. Kalau diaktifkan, ringkasan respons bisa dilihat siapa saja yang bisa mengisi formulir. Jangan aktifkan untuk formulir yang berisi nomor HP atau alamat. Dan meskipun responden wajib login untuk fitur satu jawaban, nama mereka tidak direkam kecuali kamu mengaktifkan pengumpulan alamat email.
Langkah 3: publikasikan formulir
- Di kanan atas, klik Publikasikan.
- Klik Kelola untuk memilih siapa yang bisa merespons.
- Di bagian Akses umum, pilih apakah siapa saja yang memiliki link boleh mengisi.
- Klik Publikasikan. Setelah itu muncul tulisan Dipublikasikan di kanan atas.
Kalau publikasi formulir dibatalkan, responden yang sudah memegang link tidak bisa lagi membukanya. Ini cara cepat menutup pendaftaran.
Langkah 4: bagikan link formulir
- Klik Dipublikasikan atau Bagikan, lalu Salin link responden.
- Centang Persingkat URL untuk mendapatkan link pendek yang lebih rapi untuk WhatsApp.
- Untuk mengirim lewat email, centang Beri tahu Orang saat membagikan.
- Untuk situs atau blog, buka menu lainnya, pilih Sematkan HTML, salin kodenya, lalu tempel di halaman.
Formulir tidak bisa disematkan langsung di dalam email kalau berisi pertanyaan upload file, pertanyaan rating, gambar di pertanyaan atau opsi, atau kuis aman. Untuk formulir seperti itu, kirim link-nya saja.
Untuk membagikan formulirnya lewat WhatsApp, buat link-nya dengan panduan membuat link WA.
Trik: link dengan jawaban yang sudah terisi
Google Formulir bisa membuat link yang sebagian kolomnya sudah terisi. Buka menu lainnya, pilih Isi otomatis formulir, isi kolom yang ingin terisi, lalu klik Dapatkan Link. Ini berguna misalnya untuk formulir absensi yang kolom nama kelasnya sudah terisi, atau formulir pesanan yang nama produknya sudah dipilih.
Langkah 5: lihat dan olah respons
Respons bisa dilihat dalam bentuk diagram di tab respons, atau dibuka di Google Spreadsheet untuk analisis lebih mendalam, misalnya menyaring pesanan per tanggal atau menghitung jumlah peserta. Respons diperbarui secara real time, jadi kamu bisa memantau pendaftaran sambil berjalan.
Jenis pertanyaan yang bisa dipakai
- Jawaban singkat untuk nama, kota, atau nomor pesanan.
- Paragraf untuk saran atau keluhan yang panjang.
- Pilihan ganda dan kotak centang untuk pilihan produk atau jadwal.
- Dropdown untuk daftar pilihan yang panjang, misalnya provinsi.
- Upload file untuk bukti transfer atau berkas lamaran. Jenis ini membuat formulir tidak bisa disematkan di email.
Pilih jenis pertanyaan yang paling memudahkan responden. Pilihan ganda lebih cepat diisi daripada jawaban tertulis, dan hasilnya lebih mudah dihitung. Tandai pertanyaan wajib hanya untuk data yang benar-benar kamu perlukan.
Kalau formulir ini untuk usaha, daftarkan juga profil usahamu lewat panduan Google Bisnisku.
Want AI doing the heavy lifting in your marketing?
I build the systems that handle the boring 80 percent, so you get your week back. Done properly, with the human kept in.
Ide pemakaian untuk usaha kecil
- Form pemesanan untuk pre-order produk.
- Form pendaftaran kelas, webinar, atau workshop.
- Survei kepuasan pelanggan setelah pembelian.
- Form data reseller atau mitra baru.
Membuat kuis dari Google Form
Selain survei, Google Formulir bisa dipakai untuk membuat kuis dengan kunci jawaban. Guru memakainya untuk ulangan harian, dan usaha kecil memakainya untuk tes singkat calon karyawan atau kuis promosi. Buat formulir seperti biasa, lalu aktifkan mode kuis di Setelan. Hasil kuis juga bisa dilihat di tab respons dan dibuka di Google Spreadsheet.
Tips agar formulir diisi sampai selesai
- Tulis judul dan deskripsi singkat yang menjelaskan tujuan formulir.
- Kelompokkan pertanyaan ke dalam bagian kalau formulirnya panjang.
- Beri contoh jawaban di pertanyaan yang formatnya penting, misalnya nomor WhatsApp.
- Uji formulir sendiri lewat tombol pratinjau sebelum link dibagikan, supaya kamu melihat persis apa yang dilihat responden.
Satu kali uji coba sering menemukan pertanyaan yang membingungkan atau pilihan jawaban yang terlewat.
Menutup formulir setelah kuota terpenuhi
Untuk pendaftaran dengan kursi terbatas, pantau jumlah respons dan batalkan publikasi formulir begitu kuota terpenuhi. Responden yang membuka link setelah itu tidak bisa lagi mengakses formulir. Ubah juga pesan konfirmasi agar peserta tahu langkah berikutnya, misalnya bahwa detail acara akan dikirim lewat WhatsApp.
Kesalahan yang sering terjadi
- Lupa klik Publikasikan, sehingga link tidak bisa dibuka responden.
- Mengaktifkan ringkasan hasil pada formulir yang berisi data pribadi.
- Mengaktifkan Batasi ke 1 jawaban untuk responden yang tidak punya Akun Google.
- Mengirim formulir berisi upload file langsung di badan email.
Pendapat saya
Google Formulir gratis dan cukup untuk sebagian besar kebutuhan usaha kecil. Mulailah dengan formulir pendek, lima sampai tujuh pertanyaan, karena makin panjang formulir, makin banyak orang yang berhenti di tengah. Versi bahasa Inggris dari panduan ini ada di how to make a Google Form, dan kalau kamu ingin mengolah jawaban di spreadsheet, baca cara menghubungkan Google Form ke Google Sheets.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara membuat Google Form?
Buka forms.google.com, klik Formulir kosong, beri judul, tambahkan pertanyaan, atur Setelan, lalu klik Publikasikan dan salin link responden.
Kenapa link Google Form tidak bisa dibuka responden?
Biasanya formulir belum dipublikasikan, atau publikasinya dibatalkan. Responden baru bisa mengakses formulir setelah kamu klik Publikasikan.
Bagaimana agar satu orang hanya bisa mengisi sekali?
Buka Setelan, bagian Jawaban, lalu aktifkan Batasi ke 1 jawaban. Responden harus login ke Akun Google untuk mengisi.
Bagaimana cara membuat link Google Form lebih pendek?
Setelah formulir dipublikasikan, centang Persingkat URL saat menyalin link, lalu klik Salin.
Apakah Google Form bisa disematkan di website?
Bisa. Buka menu lainnya, pilih Sematkan HTML, salin kode yang muncul, lalu tempel di situs atau blog.
Di mana melihat hasil Google Form?
Respons bisa dilihat dalam bentuk diagram di formulir, atau dibuka di Google Spreadsheet untuk analisis lebih lanjut.