- Tiga bagian rumus IF
- Menulis IF langkah demi langkah
- Contoh IF untuk teks, angka, dan perhitungan
- Aturan tanda kutip yang membuat rumus gagal
- Dua masalah IF yang paling sering muncul
- Menguji beberapa kondisi: IF dengan AND
- IF dengan OR: cukup satu kondisi terpenuhi
- IFS: pengganti IF bertumpuk
- Pendapat saya
- Pertanyaan yang sering diajukan
Rumus IF adalah =IF(logical_test, value_if_true, value_if_false). IF menguji satu kondisi, lalu mengembalikan satu nilai kalau hasilnya TRUE dan nilai lain kalau hasilnya FALSE. Contoh: =IF(C2="Ya",1,2) berarti kalau C2 berisi Ya, tampilkan 1, kalau tidak, tampilkan 2.
IF adalah salah satu fungsi paling populer di Excel karena ia membuat perbandingan logis antara sebuah nilai dan apa yang kamu harapkan. Hasilnya selalu salah satu dari dua: hasil untuk kondisi benar, atau hasil untuk kondisi salah. Yang sering tidak disadari orang: IF bukan cuma untuk teks Ya atau Tidak. Ia bisa mengembalikan angka, hasil perhitungan, bahkan sel yang tampak kosong. Semua contoh di bawah saya ambil dari artikel Dukungan Microsoft yang saya baca pada Oktober 2026.
Tiga bagian rumus IF
| Argumen | Wajib? | Isinya |
|---|---|---|
| logical_test | Wajib | Kondisi yang ingin kamu uji, misalnya C2="Ya" atau A2>B2. |
| value_if_true | Wajib | Nilai yang dikembalikan kalau hasil logical_test adalah TRUE. |
| value_if_false | Opsional | Nilai yang dikembalikan kalau hasil logical_test adalah FALSE. |
Cara membacanya mudah: JIKA kondisi ini benar, berikan ini, jika tidak, berikan itu. Rumus =IF(C2=1,"Ya","Tidak") dibaca: kalau C2 sama dengan 1, kembalikan Ya, kalau tidak, kembalikan Tidak.
Menulis IF langkah demi langkah
- Klik sel tempat hasil akan muncul, lalu ketik =IF(.
- Tulis kondisinya, misalnya C2>B2, lalu ketik koma.
- Tulis hasil kalau kondisinya benar. Teks diapit tanda kutip ganda, angka dan rumus tidak perlu. Ketik koma.
- Tulis hasil kalau kondisinya salah.
- Tutup dengan kurung, tekan Enter, lalu salin rumus ke baris di bawahnya kalau perlu.
Contoh IF untuk teks, angka, dan perhitungan
| Rumus | Artinya |
|---|---|
| =IF(C2="Ya",1,2) | Kalau C2 berisi Ya, kembalikan 1, kalau tidak, kembalikan 2. |
| =IF(C2=1,"Ya","Tidak") | Kalau C2 sama dengan 1, kembalikan Ya, kalau tidak, kembalikan Tidak. |
| =IF(A2>B2,"Melebihi anggaran","OKE") | Kalau A2 lebih besar dari B2, tampilkan Melebihi anggaran, kalau tidak, tampilkan OKE. |
| =IF(C2>B2,"Melebihi anggaran","Sesuai anggaran") | Kalau nilai aktual di C2 lebih besar dari anggaran di B2, tampilkan Melebihi anggaran. |
| =IF(C2>B2,C2-B2,0) | Kalau aktual melebihi anggaran, hitung selisihnya. Kalau tidak, tampilkan 0. |
| =IF(A2=B2,B4-A4,"") | Kalau A2 sama dengan B2, hitung B4-A4. Kalau tidak, sel dibiarkan tampak kosong. |
Contoh keempat menunjukkan hal yang sering terlewat: hasil IF boleh berupa perhitungan matematis, bukan sekadar teks. Dan contoh kelima memakai dua tanda kutip tanpa isi sebagai hasil FALSE, sehingga selnya terlihat kosong. Trik ini berguna di laporan supaya kolom tidak penuh angka 0 atau tulisan yang mengganggu.
Aturan tanda kutip yang membuat rumus gagal
Microsoft menulisnya dengan jelas: kalau kamu memakai teks di dalam rumus, teks itu harus diapit tanda kutip. Satu-satunya pengecualian adalah TRUE dan FALSE, yang otomatis dipahami Excel. Jadi "Ya" pakai tanda kutip, 1 tidak, dan TRUE juga tidak.
Microsoft juga menegaskan bahwa kamu tidak dibatasi pada pengecekan apakah satu hal sama dengan hal lain. Di dalam kondisi kamu bisa memakai operator matematis seperti > dan <, dan IF juga bisa dipakai untuk mengevaluasi kesalahan.
Dua masalah IF yang paling sering muncul
| Masalah | Penyebab dan solusinya |
|---|---|
| Muncul 0 (nol) di sel | Argumen value_if_true atau value_if_false kosong. Isi kedua argumen dengan teks, atau tambahkan TRUE atau FALSE, supaya hasilnya terlihat. |
| Muncul #NAME? di sel | Biasanya ada salah eja di rumus, misalnya nama fungsi yang salah ketik. |
Menguji beberapa kondisi: IF dengan AND
IF hanya punya satu logical_test. Untuk menguji lebih dari satu kondisi, masukkan fungsi AND ke dalam argumen itu. AND mengembalikan TRUE hanya kalau semua argumennya TRUE, dan FALSE kalau satu atau lebih argumennya FALSE. AND bisa menerima hingga 255 kondisi.
| Rumus | Hasil |
|---|---|
| =AND(A2>1,A2<100) | TRUE kalau A2 lebih besar dari 1 dan kurang dari 100. Selain itu FALSE. |
| =IF(AND(A2<A3,A2<100),A2,"Nilainya berada di luar rentang") | Menampilkan nilai A2 kalau A2 kurang dari A3 dan kurang dari 100. Kalau tidak, menampilkan pesan. |
Pesan di contoh kedua boleh kamu ganti dengan teks apa pun. Microsoft juga mencatat bahwa AND mengembalikan #VALUE! kalau rentang yang ditentukan tidak berisi nilai logika sama sekali.
IF dengan OR: cukup satu kondisi terpenuhi
OR bekerja dengan cara yang sama di dalam IF, tetapi syaratnya lebih longgar: cukup salah satu kondisi terpenuhi. Contoh dari Microsoft: =IF(OR(A2<0,A2>50),A2,"Nilainya berada di luar rentang") menampilkan nilai A2 kalau A2 kurang dari 0 atau lebih besar dari 50, dan menampilkan pesan kalau tidak. Skenario yang umum adalah menghitung apakah staf penjualan berhak mendapat komisi.
IFS: pengganti IF bertumpuk
Kamu bisa menumpuk beberapa IF untuk beberapa perbandingan, tetapi rumusnya cepat sulit dibaca. Fungsi IFS memeriksa kondisi satu per satu dan mengembalikan nilai untuk kondisi TRUE yang pertama. Menurut Microsoft, IFS tersedia di Excel untuk Windows atau Mac dengan Office 2019 atau Microsoft 365.
Contoh nilai rapor: =IFS(A2>89,"A",A2>79,"B",A2>69,"C",A2>59,"D",TRUE,"F"). Kalau A2 lebih besar dari 89 hasilnya A, lebih dari 79 hasilnya B, dan seterusnya. TRUE di bagian akhir berfungsi sebagai hasil default untuk semua nilai lainnya.
Want AI doing the heavy lifting in your marketing?
I build the systems that handle the boring 80 percent, so you get your week back. Done properly, with the human kept in.
Contoh kedua dari Microsoft memakai IFS untuk memilih isi sel: =IFS(F2=1,D2,F2=2,D3,F2=3,D4,F2=4,D5,F2=5,D6,F2=6,D7,F2=7,D8). Kalau F2 berisi 1, hasilnya nilai di D2, kalau 2, nilai di D3, dan seterusnya sampai D8.
| Pesan IFS | Artinya |
|---|---|
| Anda telah memasukkan terlalu sedikit argumen untuk fungsi ini | Ada logical_test tanpa value_if_true pasangannya. |
| #VALUE! | Sebuah logical_test menghasilkan nilai selain TRUE atau FALSE. |
| #N/A | Tidak ada satu pun kondisi yang TRUE. Tambahkan TRUE sebagai kondisi terakhir. |
IFS bisa menguji hingga 127 kondisi, tetapi Microsoft sendiri tidak menyarankan menumpuk terlalu banyak. Alasannya, kondisi harus dimasukkan dengan urutan yang benar, dan rumus panjang sulit dibuat, diuji, dan diperbarui.
Pendapat saya
Mulailah dari IF biasa dengan dua hasil yang jelas, dan isi selalu kedua argumennya supaya kamu tidak bingung melihat angka 0. Begitu kondisinya lebih dari satu, pakai AND kalau semua syarat harus terpenuhi dan OR kalau cukup satu. Kalau kamu sudah menumpuk tiga atau empat IF, berhenti dan tulis ulang dengan IFS, karena urutan kondisi jauh lebih mudah dicek. Untuk langkah berikutnya, IF paling sering dipakai bersama pencarian data dengan VLOOKUP, dan kalau yang kamu butuhkan sebenarnya penjumlahan dengan syarat, fungsi SUMIF biasanya lebih ringkas daripada IF.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa rumus IF di Excel?
=IF(logical_test, value_if_true, value_if_false). logical_test adalah kondisi yang diuji, lalu Excel mengembalikan value_if_true kalau kondisinya TRUE dan value_if_false kalau FALSE.
Kenapa rumus IF menampilkan 0?
Karena argumen value_if_true atau value_if_false kosong. Isi kedua argumen dengan teks, atau tambahkan TRUE atau FALSE.
Apakah teks di rumus IF harus pakai tanda kutip?
Ya. Teks di dalam rumus harus diapit tanda kutip ganda. Pengecualiannya hanya TRUE dan FALSE, yang otomatis dipahami Excel.
Bagaimana membuat IF dengan dua syarat?
Masukkan AND ke dalam logical_test kalau semua syarat harus terpenuhi, atau OR kalau cukup salah satu syarat terpenuhi.
Apa bedanya IF bertumpuk dan IFS?
IFS memeriksa beberapa kondisi dan mengembalikan nilai untuk kondisi TRUE pertama, tanpa perlu menumpuk banyak IF. Rumusnya lebih mudah dibaca.
Kenapa muncul #NAME? di rumus IF?
Biasanya karena ada salah eja di rumus. Periksa lagi penulisan nama fungsi dan tanda kutipnya.


