- Langkah 1: lolos ke Program Partner YouTube
- Cara mendaftar dan berapa lama peninjauannya
- Langkah 2: pilih sumber penghasilan
- Kenapa tidak ada tarif per view
- Langkah 3: pantau penghasilan
- RPM: angka yang perlu Anda pantau
- Langkah 4: pencairan dan pajak
- Yang tidak menghasilkan uang
- Kesimpulan saya
- Pertanyaan yang sering diajukan
Cara resmi dapat uang dari YouTube adalah bergabung dengan Program Partner YouTube, lalu menyalakan sumber penghasilan seperti iklan (55% untuk Anda), iklan Shorts (45% dari Kumpulan Dana Kreator), serta membership, Super Chat, Super Stickers dan Super Thanks (70%). YouTube tidak membayar per view secara tetap.
Kebanyakan pemula hanya memikirkan iklan, padahal YouTube punya beberapa sumber penghasilan dengan bagi hasil yang berbeda. Berikut gambaran lengkapnya dari Bantuan YouTube berbahasa Indonesia, mulai dari syarat masuk sampai uangnya cair ke rekening.
Langkah 1: lolos ke Program Partner YouTube
| Jalur | Subscriber | Tontonan | Periode |
|---|---|---|---|
| Video panjang | 1.000 | 4.000 jam tonton publik yang valid | 12 bulan terakhir |
| Shorts | 1.000 | 10 juta penayangan Shorts yang valid | 90 hari terakhir |
Selain angka itu, Anda harus tinggal di negara tempat YPP tersedia (Indonesia ada di daftar), mematuhi kebijakan monetisasi channel, tidak punya teguran Pedoman Komunitas yang aktif, menyalakan Verifikasi 2 Langkah, dan punya akun AdSense untuk YouTube. Penjelasan rinci syaratnya ada di syarat monetisasi YouTube.
Cara mendaftar dan berapa lama peninjauannya
- Login ke YouTube, klik foto profil, lalu buka YouTube Studio.
- Di menu kiri, klik Penghasilan.
- Pilih Daftar Sekarang.
- Klik Mulai untuk meninjau dan menyetujui Persyaratan dasar.
- Klik Mulai untuk menyiapkan akun AdSense untuk YouTube, atau tautkan akun aktif yang sudah ada.
Setelah itu status berubah menjadi Dalam Proses. Keputusan biasanya datang sekitar 1 bulan kemudian. Jika permohonan pertama ditolak, Anda bisa mengajukan banding dalam 21 hari, atau terus mengupload konten orisinal dan mendaftar lagi setelah 30 hari. Jika belum memenuhi syarat, pilih Dapatkan notifikasi di bagian Penghasilan agar YouTube memberi tahu Anda saat channel sudah layak.
Satu tanggal yang perlu dicatat: mulai 1 Februari 2027 YouTube memperkenalkan perubahan pada YPP. Agar tetap bisa memonetisasi sepenuhnya, tinjau dan setujui persyaratan yang diperbarui di YouTube Studio paling lambat 31 Januari 2027.
Langkah 2: pilih sumber penghasilan
Setelah diterima, Anda mengaktifkan setiap fitur dengan meninjau dan menyetujui modulnya di YouTube Studio. Ini sumbernya dan bagi hasil yang tertulis di Bantuan YouTube:
| Sumber | Cara kerjanya | Bagian Anda |
|---|---|---|
| Iklan di Halaman Tonton | Iklan di video publik Anda | 55% dari pendapatan bersih iklan |
| Iklan di Feed Shorts | Pendapatan dialokasikan dari Kumpulan Dana Kreator sesuai pangsa penayangan Anda | 45% dari pendapatan yang dialokasikan |
| Langganan channel (membership) | Penonton membayar bulanan untuk fasilitas khusus | 70% dari pendapatan bersih |
| Super Chat dan Super Stickers | Penonton membayar agar pesannya menonjol saat live | 70% dari pendapatan bersih |
| Super Thanks | Penonton memberi apresiasi di video | 70% dari pendapatan bersih |
| Shopping dan YouTube Premium | Penjualan produk dan pembagian dari pelanggan Premium | Sesuai perjanjian Anda |
Insight yang sering terlewat: bagian Anda dari dukungan penggemar (70%) lebih besar daripada dari iklan (55%). Channel kecil dengan penonton setia bisa menghasilkan lebih banyak dari membership dan Super Thanks dibanding dari iklan yang tergantung jumlah view.
Bagi hasil persis untuk channel Anda bisa dicek di YouTube Studio: Setelan, Perjanjian, lalu Lihat perjanjian. Pajak transaksi seperti PPN tidak dihitung sebagai pendapatan dalam bagi hasil.
Kenapa tidak ada tarif per view
Bantuan YouTube menyebut perjanjian partner tidak menjamin berapa Anda dibayar atau apakah Anda dibayar. Penghasilan iklan dihitung dari bagi hasil iklan yang ditonton penonton Anda. Jadi dua channel dengan views sama bisa menerima jumlah yang berbeda. Faktor lain ikut berpengaruh: video yang ditandai untuk anak hanya bisa menampilkan iklan yang tidak dipersonalisasi, dan video yang diklaim pemilik hak cipta musik membagi pendapatannya dengan pemilik hak tersebut. Kalau ingin tahu cara menghitung perkiraan dalam rupiah dan melihat status monetisasi tiap video, kami bahas di cek monetisasi YouTube.
Langkah 3: pantau penghasilan
- Login ke YouTube Studio.
- Pilih Analytics di menu kiri.
- Pilih Pendapatan di menu atas.
Angka di Analytics adalah estimasi dan bisa disesuaikan karena traffic tidak valid, klaim dan sengketa Content ID, atau jenis kampanye iklan tertentu. Penghasilan akhir hanya terlihat di akun AdSense untuk YouTube, dan penghasilan bulan sebelumnya ditambahkan ke saldo antara tanggal 7 dan 12 setiap bulan.
RPM: angka yang perlu Anda pantau
Di laporan Pendapatan ada metrik RPM, yaitu pendapatan per 1.000 penayangan. RPM menggabungkan semua sumber: iklan, membership, pendapatan YouTube Premium, Super Chat dan Super Stickers. RPM selalu lebih rendah daripada CPM, karena RPM dihitung setelah bagi hasil YouTube dan memasukkan semua penayangan, termasuk yang tidak menampilkan iklan. CPM adalah biaya per 1.000 tayangan iklan sebelum bagi hasil, jadi angka itu milik pengiklan, bukan pendapatan Anda.
Want AI doing the heavy lifting in your marketing?
I build the systems that handle the boring 80 percent, so you get your week back. Done properly, with the human kept in.
Untuk menaikkan RPM, Bantuan YouTube menyarankan tiga hal: aktifkan monetisasi di semua video, aktifkan iklan mid-roll, dan tambahkan sumber lain seperti membership dan Super Chat. Setiap fitur punya syarat dan pedomannya sendiri.
Langkah 4: pencairan dan pajak
Menurut tabel ambang AdSense, untuk akun dengan mata uang rupiah, ambang pemilihan metode pembayaran adalah Rp130000 dan ambang pembayaran Rp1300000, atau Rp1.300.000 (per Oktober 2026). Jika saldo belum mencapai ambang, penghasilan terbawa ke bulan berikutnya.
- Semua kreator yang memonetisasi wajib mengirim info pajak AS, di mana pun mereka tinggal.
- Google memotong pajak AS atas penghasilan dari penonton di Amerika Serikat.
- Jika Anda mengirim info pajak, tarif potongannya 0-30% tergantung ada tidaknya perjanjian pajak antara negara Anda dan AS.
- Anda mungkin juga wajib membayar pajak di Indonesia; YouTube tidak memberi saran pajak.
Yang tidak menghasilkan uang
- Menonton video orang lain. Tidak ada program resmi yang membayar penonton; penjelasannya di nonton YouTube dapat uang.
- Jam tonton dari video privat, tidak publik, dihapus, kampanye iklan dan Shorts tidak dihitung untuk 4.000 jam.
- Channel yang tidak mengunggah atau memposting selama 6 bulan atau lebih bisa dimatikan monetisasinya.
Kesimpulan saya
Dapat uang dari YouTube itu nyata, tetapi urutannya jelas: lolos YPP dulu, baru pilih sumber penghasilan. Kalau saya, saya akan langsung menyalakan membership dan Super Thanks begitu diterima, karena bagiannya 70%, dan mengirim info pajak AS sebelum pembayaran pertama agar potongannya tidak membengkak.
Kalau yang Anda cari adalah saluran WhatsApp, baca panduan saluran WhatsApp.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa subscriber untuk dapat uang dari YouTube?
1.000 subscriber, ditambah 4.000 jam tonton publik yang valid dalam 12 bulan atau 10 juta penayangan Shorts yang valid dalam 90 hari.
Berapa bagi hasil YouTube untuk kreator?
55% dari pendapatan bersih iklan di Halaman Tonton, 45% dari pendapatan Shorts yang dialokasikan, dan 70% dari membership, Super Chat, Super Stickers dan Super Thanks.
Kapan uang YouTube cair?
Penghasilan akhir bulan sebelumnya masuk ke saldo AdSense untuk YouTube antara tanggal 7 dan 12, lalu dibayar setelah saldo mencapai ambang pembayaran.
Berapa minimal pencairan AdSense dalam rupiah?
Untuk akun dengan mata uang rupiah, ambang pembayaran di tabel AdSense adalah Rp1300000.
Apakah YouTube membayar per view?
Tidak ada tarif tetap per view. Penghasilan iklan berasal dari bagi hasil iklan yang ditonton penonton Anda, dan YouTube tidak menjamin jumlahnya.