Asset 20 8 2
Does AI recommend your business? Run the free check →

Join 15,000 business owners, marketers and entrepreneurs. The Sunday newsletter you'll be annoyed only arrives once a week.

Article

Cara Dapat Uang dari Instagram: Rencana Bertahap untuk Pemula (2026)

Cara dapat uang dari Instagram yang paling umum ada tiga: dibayar brand lewat endorse atau paid promote, mendapat komisi dari link affiliate, dan menjual produk atau jasa kamu sendiri. Instagram tidak membayar per follower. Fitur bawaan seperti langganan dan hadiah hanya terbuka untuk akun yang memenuhi syarat, jadi cek dulu di Dasbor profesional.

Yang sering bikin orang menyerah bukan kurang follower, tapi urutan yang salah. Banyak yang langsung mengirim DM ke brand padahal profilnya belum jelas membahas apa. Brand dan calon pembeli menilai profilmu dalam beberapa detik. Karena itu aku menyusunnya sebagai rencana bertahap. Kerjakan dari atas ke bawah, dan jangan loncat ke tahap berikutnya sebelum tahap sebelumnya jalan.

Dari nol sampai penghasilan pertama

Lima tahap di bawah ini saling menyambung. Niche menentukan konten, konten menentukan siapa yang mengikuti kamu, dan audiens itulah yang nantinya dibayar oleh brand atau membeli darimu.

Tahap 1: Tentukan niche

Niche adalah topik utama akunmu. Bukan berarti kamu tidak boleh membahas hal lain, tapi orang yang mampir harus langsung paham akun ini tentang apa. Contoh niche yang sering laku di Indonesia: kuliner rumahan di kotamu, review skincare lokal, tips hemat untuk mahasiswa, resep MPASI, modifikasi motor, atau desain rumah kecil.

Tiga pertanyaan yang aku pakai untuk memilih:

  • Apakah kamu sanggup membuat puluhan konten tentang topik ini tanpa bosan?
  • Apakah ada brand, toko, atau produk yang menjual sesuatu kepada orang yang tertarik dengan topik ini?
  • Apa yang kamu tahu atau alami yang tidak dimiliki akun lain? Pengalaman pribadi, kota tempat tinggal, atau profesi bisa jadi pembeda.

Tahap 2: Bangun konten yang konsisten

Konsisten tidak berarti posting setiap jam. Artinya kamu punya jadwal yang realistis dan kamu jalani terus. Lebih baik tiga Reels yang rapi setiap minggu daripada sepuluh dalam satu minggu lalu menghilang sebulan.

  • Reels membantu akunmu ditemukan orang baru.
  • Carousel cocok untuk tips yang ingin disimpan, misalnya daftar langkah atau perbandingan.
  • Stories menjaga kedekatan dengan follower lama. Kamu bisa memakai fitur seperti reshare dan Spotlight; penjelasannya ada di panduan cara kerja reshare Instagram Story dan fitur Spotlight Instagram Story.
  • Bio menjelaskan dalam satu kalimat kamu membantu siapa dan soal apa, plus satu link yang jelas.
  • Highlight menyimpan hal yang sering ditanyakan: testimoni, daftar produk, cara order.

Tahap 3: Mulai dari endorse dan paid promote

Dua istilah ini sering tertukar. Endorse biasanya berarti brand mengirim produk atau membayar kamu untuk memakai dan membahas produknya dengan gayamu sendiri. Paid promote, sering disingkat PP, biasanya berarti kamu mengunggah materi yang sudah disiapkan pihak lain, misalnya promosi akun, acara, atau toko online. PP banyak dipakai oleh akun info kota dan akun hiburan.

Sebelum setuju, brand biasanya melihat beberapa hal ini:

  • Interaksi: apakah komentar dan DM datang dari orang sungguhan yang membahas kontenmu.
  • Lokasi dan usia audiens, yang bisa kamu lihat di Insight. Brand lokal di Bandung, misalnya, peduli apakah followermu ada di Bandung.
  • Kecocokan niche dengan produk mereka.
  • Kerapian feed dan kerja sama sebelumnya.

Siapkan media kit sederhana: siapa kamu, niche, tangkapan layar Insight, dan contoh konten terbaik. Saat konten kerja sama tayang, pakai label kemitraan berbayar yang disediakan Instagram supaya followermu tahu dan akunmu tetap aman dari pelanggaran aturan. Untuk gambaran dari sisi lain, panduanku tentang menghasilkan uang dengan 1k follower (dalam bahasa Inggris) membahas apa yang bisa dilakukan akun kecil.

Tahap 4: Affiliate

Affiliate artinya kamu membagikan link produk, dan kamu mendapat komisi kalau ada yang membeli lewat link itu. Shopee Affiliate Program adalah pilihan yang paling dikenal di Indonesia karena hampir semua orang sudah belanja di Shopee. Besaran komisi dan aturannya berubah, jadi cek syarat terbaru di aplikasinya.

TikTok Shop adalah aplikasi lain dengan sistem affiliate sendiri, di mana link produk menempel langsung di video. Di Instagram caranya berbeda: kamu menaruh link di stiker link pada Stories, di bio, atau mengirimnya lewat DM saat ada yang bertanya. Affiliate paling jalan untuk akun review dan rekomendasi, misalnya "barang dapur yang aku pakai setiap hari". Tetap jujur bahwa itu link affiliate.

Tahap 5: Jual produk atau jasa sendiri

Ini tahap yang paling bisa kamu kendalikan, karena kamu tidak menunggu brand menghubungi. Produk digital seperti template Canva, e-book, preset foto, atau kelas online bisa dijual berulang kali. Jasa seperti desain, admin media sosial, foto produk, atau katering cocok kalau kamu punya keahlian yang terlihat dari kontenmu.

Work with me

Want AI doing the heavy lifting in your marketing?

I build the systems that handle the boring 80 percent, so you get your week back. Done properly, with the human kept in.

Untuk pesanan, banyak penjual memakai WhatsApp Business dengan katalog, lalu menaruh link WhatsApp di bio. Kalau pesanan makin banyak, pindahkan ke toko online supaya pembayaran dan pengiriman lebih rapi.

Fitur monetisasi Instagram

Instagram punya beberapa fitur untuk mendapat uang langsung dari aplikasinya, misalnya langganan (follower membayar untuk konten khusus) dan hadiah di Reels. Ketersediaannya berbeda menurut negara, jenis akun, dan kepatuhan terhadap aturan monetisasi Instagram. Fitur yang ada di negara lain belum tentu terbuka di Indonesia.

Cara cek: buka profil, masuk ke Dasbor profesional, lalu cari bagian monetisasi atau alat yang tersedia untukmu. Nama menunya bisa sedikit berbeda tergantung versi aplikasi. Kalau fitur itu belum muncul, jangan percaya orang yang menawarkan jasa untuk "mengaktifkan" fitur tersebut.

Waspada penipuan

Begitu kamu mulai serius di Instagram, tawaran aneh akan berdatangan. Yang paling sering:

  • Kerja like dan follow dibayar. Biasanya datang lewat WhatsApp atau Telegram. Kamu diberi bayaran kecil di awal supaya percaya, lalu diminta setor dana untuk tugas berikutnya. Dana itu tidak kembali.
  • Tawaran endorse palsu. Pihak yang mengaku brand meminta biaya pendaftaran, biaya ongkir produk, atau menyuruhmu masuk lewat link tertentu. Brand asli tidak meminta kamu membayar untuk bekerja sama.
  • Link login palsu. Jangan pernah memasukkan password atau kode OTP di halaman yang dikirim lewat DM.
  • Penjual follower dan akun. Follower beli tidak berinteraksi, membuat Insight jelek di mata brand, dan bisa membuat akun dibatasi. Akun yang dibeli bisa diambil kembali oleh pemilik lama.

Soal pajak

Kalau uang dari Instagram mulai rutin, itu termasuk penghasilan dan ada aturan pajaknya. Hal yang biasanya perlu kamu urus antara lain NPWP dan pelaporan di SPT Tahunan. Aku bukan konsultan pajak, jadi aku tidak akan menyebut angka atau tarif. Cek informasi resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) atau tanyakan ke konsultan pajak, terutama kalau kamu mulai menerima bayaran dari banyak brand.

Kebiasaan kecil yang membantu: catat setiap pemasukan dan pengeluaran sejak awal, simpan bukti transfer dan invoice, dan pisahkan rekening pribadi dengan rekening usaha.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa follower yang dibutuhkan untuk dapat uang dari Instagram?

Tidak ada angka pasti. Banyak brand kecil dan UMKM bekerja sama dengan akun yang followernya sedikit tapi aktif dan relevan. Yang lebih penting adalah niche yang jelas, interaksi yang nyata, dan audiens yang cocok dengan produk mereka.

Apakah Instagram membayar per like atau per follower?

Tidak. Instagram tidak membayar per like atau per follower. Uang biasanya datang dari brand, komisi affiliate, penjualanmu sendiri, dan fitur monetisasi bawaan kalau akunmu memenuhi syarat.

Apa beda endorse dan paid promote?

Endorse biasanya berarti kamu memakai produk sebuah brand lalu membuat konten sendiri tentang produk itu. Paid promote biasanya berarti kamu mengunggah materi yang sudah disiapkan pihak lain, misalnya untuk mempromosikan akun, acara, atau toko online mereka.

Apakah tawaran kerja like dan follow dibayar itu aman?

Tidak. Polanya hampir selalu sama: kamu diberi bayaran kecil di awal, lalu diminta setor dana untuk tugas berikutnya, dan dana itu tidak kembali. Abaikan, blokir, dan laporkan akunnya.

Published and maintained by the Lilach Bullock team, covering marketing, AI and business growth.
Your buyers are asking AI who to use. Does it say you?

See for free whether ChatGPT, Claude, Perplexity, Gemini and Google name you, and get the plan to become the answer.

Check my AI visibility →
Sundays only

Get the Sunday newsletter.

One email a week. AI experiments, marketing tactics, and the workflows Lilach is building right now in her own business.

Subscribe free

Let’s get your marketing running on AI.

Book a free 30-minute call

We figure out what you need, where AI fits in, and what working together would look like.

Book the call →

Or take the 30-second calculator

You’ll see the hours and the money quietly leaking out of your week, and the three workflows worth building first.

Take the calculator →

Or grab the free AI resource library

Prompt packs, templates, checklists, and swipe files. The exact tools I build for paying clients. Yours, free.

Get the library →
Keep reading

More from the blog.