- Cara membuat QRIS untuk usaha
- Jenis QRIS: pilih yang sesuai usahamu
- Biaya MDR QRIS per Oktober 2026
- Batas nominal transaksi QRIS
- Cara membayar dengan QRIS sebagai pembeli
- Fitur QRIS terbaru
- Manfaat QRIS untuk penjual
- Siapa saja yang bisa memakai QRIS
- Fakta singkat tentang QRIS
- Pendapat saya
- Pertanyaan yang sering diajukan
QRIS adalah standar QR Code pembayaran yang ditetapkan Bank Indonesia, sehingga satu kode QR bisa dibayar dari aplikasi pembayaran mana pun. Cara membuat QRIS untuk usaha adalah membuka akun merchant di salah satu Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) QRIS yang berizin dari Bank Indonesia, melengkapi data usaha, menunggu verifikasi, lalu menerima kode QRIS dalam bentuk cetak atau file. Per Oktober 2026, usaha mikro tidak dikenai MDR untuk transaksi sampai Rp500.000.
QRIS dibaca Kris. Sebelum ada QRIS, pembeli hanya bisa membayar ke QR milik penyedia yang sama dengan aplikasinya. Sekarang, dengan satu QRIS, warung, toko online, dan penjual jasa bisa menerima pembayaran dari aplikasi bank maupun dompet digital apa saja. Panduan ini memakai halaman resmi Bank Indonesia tentang QRIS dan tarif MDR yang saya baca pada Oktober 2026.
Cara membuat QRIS untuk usaha
- Pilih salah satu PJP QRIS yang sudah berizin dari Bank Indonesia. Daftar PJP tersedia di situs Bank Indonesia.
- Buka akun merchant dengan datang ke kantor cabang atau mendaftar online di PJP tersebut.
- Lengkapi data usaha dan dokumen yang diminta PJP.
- Tunggu proses verifikasi, pembuatan Merchant ID, dan pembuatan kode QRIS oleh PJP.
- Terima kode QRIS dari PJP dalam bentuk cetak atau softcopy.
- Pasang aplikasi merchant atau buka laman khusus merchant dari PJP untuk memantau pembayaran.
Menurut Bank Indonesia, merchant cukup membuka rekening atau akun di satu PJP QRIS. Setelah itu, merchant bisa menerima pembayaran dari aplikasi PJP mana pun. Kamu tidak perlu memasang banyak kode QR dari banyak penyedia.
Jenis QRIS: pilih yang sesuai usahamu
| Jenis | Cara kerja | Cocok untuk |
|---|---|---|
| MPM Statis | Merchant memajang satu stiker atau cetakan QRIS. Pembeli memindai, memasukkan nominal, memasukkan PIN, lalu bayar | Usaha mikro dan kecil |
| MPM Dinamis | QRIS muncul dari mesin EDC atau smartphone dengan nominal yang sudah dimasukkan merchant | Usaha menengah dan besar atau volume transaksi tinggi |
| CPM | Pembeli menunjukkan QRIS dari aplikasinya, lalu dipindai merchant | Transportasi, parkir, dan ritel modern yang butuh transaksi cepat |
Bank Indonesia menyebut QRIS MPM Statis maupun Dinamis gratis. Untuk warung atau usaha rumahan, QRIS statis paling sederhana: cukup ditempel di meja kasir.
Biaya MDR QRIS per Oktober 2026
MDR atau Merchant Discount Rate adalah biaya jasa yang dikenakan PJP kepada merchant untuk setiap transaksi QRIS. Bank Indonesia menegaskan tidak mengambil bagian dari MDR, dan biaya ini ditanggung merchant serta tidak boleh dibebankan kepada konsumen. Tarif yang tercantum di halaman QRIS Bank Indonesia saat saya membacanya:
| Kategori merchant | Kondisi | MDR |
|---|---|---|
| Usaha Mikro (UMI) | Transaksi sampai Rp500.000 | 0% |
| Usaha Mikro (UMI) | Transaksi di atas Rp500.000 | 0,3% |
| Usaha Kecil, Menengah, dan Besar | Semua transaksi | 0,7% |
| Khusus Pendidikan | Semua transaksi | 0,6% |
| SPBU | Semua transaksi | 0,4% |
| BLU dan PSO | Semua transaksi | 0% |
| Bansos, pajak, paspor, donasi sosial | Semua transaksi | 0% |
Artinya, penjual mikro yang sebagian besar transaksinya kecil, misalnya warung makan, praktis tidak membayar MDR. Kalau pembeli diminta membayar biaya tambahan karena memakai QRIS, itu bertentangan dengan ketentuan Bank Indonesia bahwa MDR tidak boleh dibebankan ke konsumen. Tarif bisa berubah, jadi cek halaman QRIS Bank Indonesia secara berkala.
Batas nominal transaksi QRIS
Nominal transaksi QRIS dibatasi paling banyak Rp10.000.000 per transaksi. Penerbit aplikasi pembayaran juga boleh menetapkan batas kumulatif harian atau bulanan untuk setiap penggunanya berdasarkan manajemen risiko masing-masing. Jadi kalau pembeli gagal membayar nominal besar, penyebabnya bisa batas di aplikasi pembeli, bukan di QRIS milikmu.
Cara membayar dengan QRIS sebagai pembeli
- Buka aplikasi bank atau dompet digital yang mendukung QRIS.
- Cari ikon scan, gambar QRIS, QR, atau pay.
- Pindai QRIS merchant, masukkan nominal kalau diminta, lalu masukkan PIN.
- Klik bayar dan lihat notifikasi berhasil.
Bagi penjual, minta pembeli menunjukkan notifikasi berhasil, dan cocokkan dengan notifikasi di aplikasi merchant sebelum barang diserahkan.
Fitur QRIS terbaru
- QRIS Tanpa Tatap Muka: merchant membagikan QRIS lewat gambar, katalog, atau invoice, cocok untuk jualan online.
- QRIS TUNTAS: tarik tunai, transfer, dan setor tunai dengan memindai QRIS di ATM, CDM, atau agen.
- QRIS Antarnegara: wisatawan bisa membayar lintas negara di negara mitra dengan aplikasi pembayaran domestik.
- QRIS Tanpa Pindai (TAP): bayar dengan mendekatkan smartphone ke terminal berbasis NFC.
Supaya pelanggan menemukan tokomu, daftarkan juga profil usaha lewat panduan Google Bisnisku.
Manfaat QRIS untuk penjual
- Bisa menerima pembayaran dari aplikasi apa pun dengan satu kode.
- Tidak perlu menyiapkan uang kembalian dan terhindar dari uang palsu.
- Transaksi tercatat otomatis dan bisa dilihat kapan saja.
- Uang usaha terpisah dari uang pribadi, sehingga pembukuan lebih rapi.
- Riwayat transaksi membantu membangun profil kredit untuk pengajuan pembiayaan ke depan.
Siapa saja yang bisa memakai QRIS
Menurut Bank Indonesia, siapa saja yang punya ponsel dengan kamera dan koneksi data, serta akun pembayaran elektronik, bisa memakai QRIS. Sumber dananya bisa berupa simpanan di bank, kartu debit, kartu kredit, fasilitas kredit, atau uang elektronik berbasis server. QRIS juga sudah dipakai di seluruh provinsi dan kabupaten atau kota di Indonesia, mulai dari pedagang kecil, tempat ibadah, sekolah, sampai tempat wisata. Artinya, pembeli di kota mana pun kemungkinan besar sudah terbiasa membayar dengan cara ini.
Fakta singkat tentang QRIS
QRIS diluncurkan pada 17 Agustus 2019 dan wajib digunakan mulai 31 Desember 2019, sehingga semua QR Code pembayaran di Indonesia harus mengikuti standar QRIS. Standar ini disusun mengikuti standar internasional EMV Co, dan semua PJP QRIS wajib mendapat persetujuan Bank Indonesia. Untuk keamanan, pastikan kode QRIS yang kamu pakai berasal langsung dari PJP, dan periksa sesekali bahwa stiker di kasirmu tidak ditimpa stiker lain.
Want AI doing the heavy lifting in your marketing?
I build the systems that handle the boring 80 percent, so you get your week back. Done properly, with the human kept in.
Untuk melayani pesanan, banyak penjual memadukannya dengan penjelasan WhatsApp Business.
Pendapat saya
Untuk usaha mikro, QRIS statis adalah langkah digital paling murah yang bisa diambil hari ini. Pasangkan dengan katalog di WhatsApp agar pembeli bisa memesan dan membayar tanpa uang tunai. Kalau kamu juga menerima pembayaran dari luar negeri, baca cara memakai PayPal di Indonesia dan cara memakai Wise di Indonesia.
Pertanyaan yang sering diajukan
QRIS adalah apa?
QRIS adalah Quick Response Code Indonesian Standard, standar QR Code pembayaran yang ditetapkan Bank Indonesia agar satu kode QR bisa dibayar dari aplikasi pembayaran mana pun.
Bagaimana cara membuat QRIS untuk usaha?
Buka akun merchant di salah satu PJP QRIS yang berizin dari Bank Indonesia, lengkapi data usaha, tunggu verifikasi dan pembuatan Merchant ID, lalu terima kode QRIS dalam bentuk cetak atau softcopy.
Berapa biaya MDR QRIS untuk usaha mikro?
Per Oktober 2026, MDR untuk usaha mikro adalah 0% untuk transaksi sampai Rp500.000 dan 0,3% untuk transaksi di atasnya.
Siapa yang menanggung biaya MDR QRIS?
Merchant. Bank Indonesia menegaskan MDR ditanggung merchant dan tidak boleh dibebankan kepada konsumen.
Berapa batas maksimal transaksi QRIS?
Paling banyak Rp10.000.000 per transaksi. Penerbit aplikasi boleh menetapkan batas kumulatif harian atau bulanan.
Apakah membuat QRIS statis berbayar?
Bank Indonesia menyebut QRIS MPM Statis cukup dipajang sebagai stiker atau cetakan dan gratis.